LEBAK - Seorang bocah berusia tujuh tahun bernama Aceng yang sebelumnya dilaporkan hilang terseret ombak di Pantai Karang Seke, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (7/3/2026).Korban yang d...
Exceutive Summary
Seorang bocah berusia tujuh tahun, Aceng, warga Kampung Harapan di Desa Muara Binuangeun, Kabupaten Lebak, hilang saat bermain di Pantai Karang Seke pada 6 Maret 2026. Mengikuti ketiga anak bermain di pantai, ombak tiba-tiba menyeret mereka ke laut. Dua anak berhasil diselamatkan oleh warga, namun Aceng tidak ditemukan. Pencarian dilakukan oleh keluarga, relawan Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista), dan warga sekitar. Pada 7 Maret, tim pencari menemukan jasad Aceng tidak jauh dari lokasi awal hilangnya. Jasad langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan. Kejadian ini menegaskan bahaya ombak tak terduga di pantai, sekaligus menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan dan koordinasi antara keluarga, warga, dan relawan dalam situasi darurat.
Poin Penting
- • Bocah 7 tahun bernama Aceng ditemukan meninggal dunia di Pantai Karang Seke, Kabupaten Lebak, setelah dilaporkan hilang saat bermain di pantai pada 6 Maret 2026.
- • Aceng bersama dua teman diseret ombak, dua anak berhasil diselamatkan oleh warga, sementara Aceng hilang dan kemudian ditemukan oleh tim pencari relawan Balawista.
- • Setelah penemuan, jasad Aceng dievakuasi dan dibawa ke rumah duka oleh keluarga, sementara keluarga dan relawan melakukan penyelamatan bersama warga setempat.
LEBAK - Seorang bocah berusia tujuh tahun bernama Aceng yang sebelumnya dilaporkan hilang terseret ombak di Pantai Karang Seke, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (7/3/2026).
Korban yang diketahui merupakan warga Kampung Harapan, Desa Muara Binuangeun, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, sebelumnya dilaporkan hilang pada Jumat (6/3/2026). Saat itu Aceng tengah bermain di pesisir pantai bersama dua orang rekannya.
Insiden tersebut terjadi ketika ketiga anak itu bermain di pinggir pantai Karang Seke. Ombak yang datang tiba-tiba menyeret mereka ke laut. Dua anak berhasil diselamatkan oleh warga yang berada di sekitar lokasi, sementara Aceng sempat dinyatakan hilang dan dilakukan pencarian oleh warga serta relawan.
Relawan Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Lebak, Riko, membenarkan bahwa korban telah ditemukan oleh tim pencari.
“Benar, korban ditemukan oleh keluarga bersama relawan Balawista tidak jauh dari lokasi awal korban dilaporkan menghilang,” kata Riko saat dihubungi, Sabtu.
Menurutnya, proses pencarian dilakukan oleh keluarga korban dibantu relawan Balawista serta warga sekitar yang turut melakukan penyisiran di sepanjang pesisir pantai.
Setelah ditemukan, jasad korban langsung dievakuasi dari lokasi penemuan.
“Korban langsung dibawa oleh pihak keluarga ke rumah duka untuk dimakamkan,” ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, tiga orang anak dilaporkan terseret ombak saat bermain di pesisir Pantai Karang Seke, Desa Muara Binuangeun, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Banten.
Dari peristiwa tersebut, dua anak berhasil diselamatkan oleh warga setempat. Sementara satu anak lainnya, yakni Aceng, sempat dinyatakan hilang sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
FAQ - Pertanyaan Umum
Siapa nama dan usia bocah yang ditemukan meninggal di Pantai Karang Seke
Aceng, bocah berusia tujuh tahun, ditemukan meninggal dunia di Pantai Karang Seke pada Sabtu, 7 Maret 2026.
Apa yang menyebabkan Aceng terseret ombak
Ketika Aceng bersama dua rekan bermain di pinggir pantai, ombak tiba-tiba datang dan menyeret mereka ke laut. Aceng terjerat ombak dan tidak dapat diselamatkan.
Apakah ada anak lain yang juga terseret ombak dan apa nasibnya
Ya, dua anak lainnya berhasil diselamatkan oleh warga setempat. Mereka diselamatkan dan tidak mengalami cedera serius.
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!