Pandeglang, 24 Februari 2026 – Kebakaran terjadi di Pasar Baru Ikan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, Minggu (22/2/2026) petang, tepat menjelang waktu berbuka puasa Ramadan 1447 Hijriah. Api mulai terlihat sekitar pukul 18.30 WIB dan dengan cep...
Exceutive Summary
Kebakaran pecah di Pasar Baru Ikan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada jam 18.30 WIB Minggu, 22 Februari 2026, tepat sebelum magrib. Api menyebar cepat, memaksa pedagang melarikan diri dan mengamankan barang, sehingga aktivitas jual beli lumpuh. Petugas Pusdalops BPBD dan Pemadam Kebakaran segera dikirim; di tempat kejadian, api sudah meluas ke bagian lain pasar. Tiga mobil pemadam dan satu tangki air dipakai, dengan suplai air tambahan dari PDAM Labuan. Hingga saat ini belum ditemukan korban dan penyebabnya masih dalam penyelidikan. Pengendalian berlanjut dengan pendinginan dan monitoring agar tidak ada titik api yang menyala kembali. Aparat terus berkoordinasi di lapangan untuk menentukan kronologi kejadian.
Poin Penting
- • Api menyambar Pasar Baru Ikan Labuan pada pukul 18.30 WIB, tepat menjelang berbuka puasa, dan segera meluas sehingga aktivitas jual beli terhenti.
- • Petugas BPBD dan pemadam kebakaran merespons cepat dengan tiga mobil pemadam dan satu tangki air, serta bantuan PDAM Labuan untuk menurunkan kobaran.
- • Belum ada korban luka, namun penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, sementara aparat terus melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa.
Pandeglang, 24 Februari 2026 – Kebakaran terjadi di Pasar Baru Ikan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, Minggu (22/2/2026) petang, tepat menjelang waktu berbuka puasa Ramadan 1447 Hijriah. Api mulai terlihat sekitar pukul 18.30 WIB dan dengan cepat membesar, memicu kepanikan di area pasar.
Para pedagang yang masih berada di dalam pasar berusaha menyelamatkan diri sambil mengamankan barang dagangan yang masih bisa dibawa keluar. Situasi tersebut membuat aktivitas jual beli langsung terhenti. Sejumlah warga sekitar turut membantu proses evakuasi seadanya sebelum petugas tiba.
Laporan mengenai kebakaran diterima oleh Tim Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pandeglang. Mendapat informasi tersebut, petugas segera diberangkatkan ke lokasi kejadian.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Kedaruratan BPBDPK Pandeglang, Endan Permana, mengatakan saat tim tiba di lokasi, api sudah membesar dan menjalar ke bagian lain pasar.
“Setelah menerima laporan, anggota langsung menuju tempat kejadian. Ketika sampai, kondisi api sudah cukup besar,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.
Untuk mengendalikan kobaran api, petugas mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran serta satu unit mobil tangki air. Proses pemadaman juga mendapat bantuan suplai air dari mobil milik PDAM Labuan.
Menurut Endan, hingga saat ini belum dapat dipastikan apa yang menjadi penyebab kebakaran. Petugas masih fokus pada upaya pemadaman dan pendinginan di lokasi.
“Belum ada laporan korban. Untuk penyebab dan kronologi detailnya masih dalam penyelidikan. Kami terus berkoordinasi dengan personel di lapangan,” katanya.
Sampai berita ini diturunkan, proses pendinginan masih berlangsung guna memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala. Aparat berwenang masih melakukan pendalaman untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut.
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!