Minggu, 15 Maret 2026
Daerah

Lebak Terima Rp61 Miliar, Jalan Desa Jadi Prioritas

Zaidan Hakiki
Zaidan Hakiki Kontributor
25 Feb 2026 • 30 views
Lebak Terima Rp61 Miliar, Jalan Desa Jadi Prioritas

LEBAK – Pemerintah Kabupaten Lebak mendapat kucuran dana sebesar Rp61 miliar dari Pemerintah Provinsi Banten yang diprioritaskan untuk perbaikan jalan desa guna mendukung kelancaran arus logistik dan mudik. Kepala Din...

🤖

Exceutive Summary

Pemerintah Kabupaten Lebak menerima alokasi Rp61 miliar dari Pemerintah Provinsi Banten, yang difokuskan pada perbaikan jalan desa guna memperlancar logistik dan mudik. Kepala Dinas PUPR, Dade Apriandi, mengucapkan terima kasih atas dukungan tersebut, meskipun masih menunggu rincian teknis dan jumlah akhir. Awalnya, dana ini ditujukan hanya untuk jalan, namun kabar baru menyebutkan kemungkinan tambahan rehabilitasi jaringan irigasi. Dade menegaskan bahwa data teknis dan petunjuk pelaksanaan akan ditelaah sebelum mengambil langkah selanjutnya. Gubernur Andra Soni menegaskan komitmen Pemprov Banten dalam pembangunan desa, mengingat alokasi Rp71 miliar pada 2025 untuk 17 ruas jalan desa. Anggaran ini diharapkan memperkuat konektivitas, mendukung distribusi hasil pertanian, perdagangan lokal, dan mobilitas masyarakat, khususnya menjelang mudik dan musim panen.

LEBAK – Pemerintah Kabupaten Lebak mendapat kucuran dana sebesar Rp61 miliar dari Pemerintah Provinsi Banten yang diprioritaskan untuk perbaikan jalan desa guna mendukung kelancaran arus logistik dan mudik.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lebak, Dade Apriandi, menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut. Menurutnya, bantuan itu akan mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah Lebak, khususnya pada sektor konektivitas desa.

Saya sangat berterima kasih kepada Pemprov Banten yang memberikan bantuan dalam perbaikan jalan di Kabupaten Lebak,” ujar Dade.

Namun demikian, ia mengaku belum dapat memastikan detail teknis maupun angka final yang akan diterima.

“Artinya angka tersebut belum diakui oleh kami. Yang jelas, berapapun kami terima ya kami syukuri,” katanya.

Dade mengungkapkan, informasi awal yang diterima menyebutkan bantuan difokuskan untuk jalan desa. Namun belakangan muncul kabar bahwa program tersebut kemungkinan juga mencakup rehabilitasi jaringan irigasi.

Informasinya yang awal itu hanya jalan saja. Tapi dengar-dengar sekarang katanya ada irigasinya juga dalam perbaikan. Maka saya belum lihat datanya, masih menunggu,” tuturnya.

Pihaknya memastikan akan menelaah data teknis dan petunjuk pelaksanaan sebelum menentukan langkah lanjutan.

Sebelumnya, Gubernur Andra Soni menegaskan komitmen Pemprov dalam mendukung pembangunan desa. Pada 2025 lalu, Pemprov telah mengalokasikan Rp71 miliar untuk pembangunan 17 ruas jalan desa. Sementara pada 2026, anggaran Rp61 miliar difokuskan untuk Kabupaten Lebak guna memperkuat konektivitas serta mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah selatan.

Pernyataan tersebut disampaikan Andra usai meresmikan Pos Kesehatan Merah Putih di Rangkasbitung, Senin (16/2). Ia menegaskan pembangunan infrastruktur desa merupakan bagian dari upaya pemerataan.

Mulai 2025, Pemerintah Provinsi Banten turut membantu pembangunan jalan desa. Ini bagian dari upaya pemerataan pembangunan sekaligus tindak lanjut arahan Presiden agar pembangunan dimulai dari desa,” ujarnya.

Dengan tambahan anggaran tersebut, Pemkab Lebak diharapkan mampu mempercepat perbaikan akses jalan desa yang selama ini menjadi jalur utama distribusi hasil pertanian, perdagangan lokal, serta mobilitas masyarakat, khususnya menjelang periode mudik dan musim panen.

FAQ - Pertanyaan Umum

Berapa jumlah dana yang dialokasikan Pemerintah Provinsi Banten untuk Kabupaten Lebak dan apa tujuannya

Pemerintah Provinsi Banten menyisihkan Rp61 miliar untuk proyek perbaikan jalan desa di Kabupaten Lebak, dengan tujuan utama meningkatkan konektivitas desa serta mendukung kelancaran arus logistik dan mudik.

Apakah alokasi dana tersebut hanya ditujukan untuk perbaikan jalan desa

Awalnya informasi tersebut menyatakan fokusnya pada jalan desa saja, namun kemudian muncul kabar bahwa dana dapat mencakup rehabilitasi jaringan irigasi, meskipun detail teknisnya masih belum dipastikan.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Komentar akan dimoderasi sebelum ditampilkan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!