LEBAK, One Nation Press β Insiden tragis terjadi di pesisir Pantai Karang Seke, Desa Muara Binuangeun, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Jumat (6/3/2026). Tiga anak dilaporkan terseret ombak saat bermain di pantai. Dua di antaranya berhasil dis...
Exceutive Summary
Pada Jumat 6 Maret 2026, tiga anak warga Desa Muara Binuangeun, Kabupaten Lebak, terseret ombak saat bermain di Pantai Karang Seke. Dua anak, Oki berusia 9 tahun dan Tisna 8, berhasil diselamatkan oleh warga dan relawan Balawista, dan dibawa ke Puskesmas Binuangeun. Anak ketiga, Aceng berusia 7, masih dicari. Insiden terjadi ketika tiga temannya berenang di perairan pesisir, sementara Hasan di bibir pantai menyaksikan. Ombak besar menyeret mereka ke laut. Teriakan Hasan memicu respon cepat warga dan relawan, termasuk Rico Aditia dan Ukan Ujang Supandi, yang mengevakuasi korban. Saat ini pencarian terus dilakukan di sekitar lokasi. Kejadian ini mengingatkan pentingnya pengawasan dan kesadaran bahaya ombak di wilayah pesisir Lebak.
Poin Penting
- β’ Tiga anak, berusia 7β9 tahun, terseret ombak di Pantai Karang Seke; dua di antaranya (Oki 9 dan Tisna 8) berhasil diselamatkan sementara yang ketiga (Aceng 7) masih dicari.
- β’ Upaya penyelamatan dilakukan cepat oleh warga dan relawan Balawista, yang mengangkat dua korban dari perairan setelah anak berusia 7 tahun, Hasan, berteriak meminta pertolongan.
- β’ Insiden ini menegaskan bahaya bermain di pantai tanpa pengawasan dewasa, mengingat ombak di selatan Lebak dapat berubah drastis dan menambah risiko bagi anak-anak.
LEBAK, One Nation Press β Insiden tragis terjadi di pesisir Pantai Karang Seke, Desa Muara Binuangeun, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Jumat (6/3/2026). Tiga anak dilaporkan terseret ombak saat bermain di pantai. Dua di antaranya berhasil diselamatkan warga dan relawan, sementara satu korban lainnya masih dalam pencarian.
Ketua Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Lebak, Erwin Komara Sukma, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan ketiga korban merupakan warga Kampung Harapan, Desa Muara Binuangeun.
βBenar, tiga anak terseret ombak saat berenang di pesisir pantai. Dua anak bernama Oki (9) dan Tisna (8) berhasil diselamatkan, sedangkan Aceng (7) hingga saat ini masih dalam pencarian,β kata Erwin saat dihubungi.
Menurut Erwin, peristiwa bermula ketika empat anak datang ke pantai untuk bermain. Salah satu anak, Hasan (7), hanya bermain di bibir pantai. Sementara tiga temannya, Oki, Tisna, dan Aceng, berenang di perairan pesisir.
Tak lama kemudian, ombak besar datang dan menyeret ketiganya ke arah tengah laut. Hasan yang menyaksikan kejadian tersebut panik dan langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar.
Teriakan itu mengundang perhatian warga dan relawan Balawista yang berada di sekitar lokasi. Tanpa menunggu lama, mereka segera melakukan upaya penyelamatan di tengah kondisi ombak yang cukup kuat.
Dalam proses penyelamatan tersebut, dua relawan yang berada di lokasi, Rico Aditia dan Ukan Ujang Supandi, turut membantu mengevakuasi korban dari terjangan ombak. Berkat upaya cepat tersebut, Oki dan Tisna berhasil diselamatkan.
Kedua anak yang selamat kemudian dibawa ke Puskesmas Binuangeun untuk mendapatkan penanganan medis.
Sementara itu, upaya pencarian terhadap Aceng masih terus dilakukan. Relawan Balawista bersama warga setempat menyisir area sekitar lokasi kejadian dengan harapan korban dapat segera ditemukan.
βKami masih melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian bersama warga dan relawan,β ujar Erwin.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan bahaya bermain di wilayah pesisir, terutama bagi anak-anak tanpa pengawasan orang dewasa. Ombak di kawasan selatan Lebak dikenal cukup kuat dan dapat berubah sewaktu-waktu.
FAQ - Pertanyaan Umum
Berapa usia anak-anak yang terlibat dalam insiden ini
Ketiga anak yang terlibat berusia 9 tahun (Oki), 8 tahun (Tisna), dan 7 tahun (Aceng). Ada satu anak lain, Hasan, yang berusia 7 tahun juga, namun ia tidak terseret ombak.
Bagaimana proses penyelamatan dilakukan di Pantai Karang Seke
Setelah teriakan Hasan, warga dan relawan Balawista segera menanggapi. Dua relawan, Rico Aditia dan Ukan Ujang Supandi, membantu memindahkan Oki dan Tisna dari ombak menuju tempat aman, kemudian mereka dibawa ke Puskesmas Binuangeun untuk perawatan medis.
Apakah ada upaya pencarian untuk anak yang masih hilang
Ya, pencarian untuk Aceng masih berlangsung. Relawan Balawista dan warga setempat terus menyisir area sekitar pantai, berharap dapat menemukan dia secepatnya.
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!