LEBAK – Ledakan keras mengagetkan warga Kampung Sabagi, Desa Pasir Tanjung, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Selasa sore (23/2/2026). Dua bocah masing-masing Asep Aripin (7) dan Samsul (13) mengalami luka bakar serius setelah permainan ble...
Poin Penting
- • Dua bocah (Asep 7 tahun dan Samsul 13 tahun) mengalami luka bakar serius setelah permainan bleson yang mereka nyalakan meledak di Kampung Sabagi, Desa Pasir Tanjung, Rangkasbitung pada pukul 15.00 WIB tanggal 23 Februari 2026.
- • Ledakan terjadi karena mereka menggunakan spiritus sebagai bahan bakar, yang seharusnya hanya dipakai untuk menyalakan petasan, sehingga menyambar hampir seluruh tubuh korban, termasuk wajah, tangan, dan kaki.
- • Kedua anak dibawa ke Klinik Antasari Farma Rangkasbitung dan sedang menjalani perawatan intensif, sementara peristiwa ini menjadi pengingat akan bahaya penggunaan bahan mudah terbakar oleh anak-anak tanpa pengawasan orang dewasa menjelang hari besar keagamaan.
LEBAK – Ledakan keras mengagetkan warga Kampung Sabagi, Desa Pasir Tanjung, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Selasa sore (23/2/2026). Dua bocah masing-masing Asep Aripin (7) dan Samsul (13) mengalami luka bakar serius setelah permainan bleson yang mereka nyalakan meledak.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Api yang semula hendak digunakan untuk menyalakan permainan berbahan bakar spiritus justru memicu ledakan hebat hingga menyambar wajah dan tubuh kedua korban.
Warga yang mendengar suara dentuman langsung berhamburan menuju lokasi. Kepanikan terjadi ketika kedua anak terlihat berteriak kesakitan dengan luka bakar di sejumlah bagian tubuh.
Dalam video amatir yang beredar, warga berupaya memberikan pertolongan pertama dengan menyiramkan air ke tubuh korban. Keduanya kemudian dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat menggunakan kendaraan seadanya.
Orang tua Asep, Jaja, mengaku awalnya anak-anak tersebut meminta korek gas dengan alasan hendak menyalakan petasan. Namun ternyata mereka bermain bleson menggunakan bahan bakar spiritus.
“Mereka bilang mau nyalain petasan. Ternyata main bleson, dikasih spiritus lalu dibakar. Langsung meledak,” ujar Jaja, Selasa (24/2/2026).
Menurutnya, ledakan menyambar hampir seluruh tubuh korban. “Yang kebakar muka, tangan, kaki. Hampir sekujur tubuh. Kejadiannya sekitar jam tiga sore, langsung kami bawa ke klinik terdekat di Babakan,” katanya.
Saat ini kedua korban menjalani perawatan intensif di Unit Gawat Darurat Klinik Antasari Farma Rangkasbitung. Pihak keluarga berharap kondisi keduanya segera membaik.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahaya penggunaan bahan mudah terbakar seperti spiritus oleh anak-anak tanpa pengawasan orang dewasa, terutama menjelang momentum hari besar keagamaan ketika permainan berbahan ledak kerap marak.
FAQ - Pertanyaan Umum
Apakah yang menyebabkan dua bocah terluka di Rangkasbitung
Dua bocah, Asep Aripin (7) dan Samsul (13), terluka ketika permainan bleson yang mereka nyalakan menggunakan bahan bakar spiritus meledak, menimbulkan luka bakar serius di wajah dan tubuh kedua korban.
Di mana kejadian tersebut terjadi dan kapan waktunya
Ledakan terjadi di Kampung Sabagi, Desa Pasir Tanjung, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, sekitar pukul 15.00 WIB pada hari Selasa, 23 Februari 2026.
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!